Pohon pengetahuan
Pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat merupakan simbol dari Taurat dimana ketika kita mencoba "mencicipi buahnya" maka yang terjadi adalah kita mulai tahu apa yang baik dan yang jahat. Taurat adalah suatu peraturan dan rambu serta larangan yang Allah tetapkan agar manusia tahu mana yang baik dan mana yang jahat. Tetapi manusia justru makin lebih tahu dosanya ketika memakan buah dari Taurat ini dan terlihat aib (ketelanjangan) mereka di mata Tuhan. Pohon pengetahuan dan Taurat itu kudus, dan justru karena kekudusan inilah yang mengakibatkan manusia lebih tahu keadaan diri mereka sebenarnya apakah mereka dalam keadaan berdosa atau tidak. Ular selalu ada di dalam lingkungan "pohon taurat" ini hanya untuk menuduh dosa yang terlihat jelas serta membuat manusia tersandung ketika melakukan hukum ini agar jatuh dalam dosa. Dan biasanya ketika manusia terlihat aib/ketelanjangannya, maka responnya adalah membela diri serta menyalahkan sekitar/di dekatnya agar bebas dari tuduhan.
Ular akan menggunakan pohon/taurat ini agar manusia "merasa gagal" memenuhi standar yang kudus. Yohanes pembaptis pernah menyebut para ahli taurat sebagai "ular beludak" karena mereka ini menggunakan taurat untuk menuduh, menghakimi bahkan membunuh kaum mereka sendiri.
Pohon kehidupan
Pohon kehidupan adalah simbol dari kasih karunia dan wujudnya adalah Yesus. Yesus banyak sekali menyembuhkan mereka yang "terluka" akibat serangan "ular beludak" ini. Rakyat jelata Israel kerap kali menjadi korban akibat tuduhan, penghakiman sehingga mereka punya cap/stigma kaum pendosa, orang yang dihukum Allah.
Lalu mengapa ketika adam dan hawa tidak diberi saja pohon kehidupan ini agar bisa selesai masalah mereka?
Pertama: Allah ingin mereka tahu akibat dari kesalahan mereka sehingga mereka bisa belajar dan tidak mengulang kesalahan yang sama, akibatnya Allah harus mengusir mereka.
Kedua: Pohon kehidupan akan membuat manusia hidup kekal. Hidup kekal diberikan hanya kepada mereka yang layak menerimanya dalam arti kita telah dibersihkan/ditahirkan dari dosa kita.
Ketiga: ketika adam dan hawa tahu kesalahan mereka, respon mereka bukan meminta ampun/bertobat..malah menyalahkan yang lain agar terhindar dari tuduhan dosa. Jikalau kita bertobat dan kembali kepada Allah serta menang maka kita dijanjikan boleh memakan Pohon kehidupan/Yesus ini (wahyu 2:5-7)
Comments
Post a Comment